BERITA&ISLAM
Minggu,11 November 2012
Kalimat ini lagi tenar sepertinya, bahkan anak-anak SD yang sering lewat kerumahku, dalam sehari bisa 3 atau 4 kali mengucapkannya. Awalnya lucu mendengar dari mereka.
Tapi lama kelamaan setelah diperhatikan, agak risih juga mendengarnya. Kalimat itu terlontar setelah teman bicaranya yang bercerita tentang kejadia
Minggu,11 November 2012
Kalimat ini lagi tenar sepertinya, bahkan anak-anak SD yang sering lewat kerumahku, dalam sehari bisa 3 atau 4 kali mengucapkannya. Awalnya lucu mendengar dari mereka.
Tapi lama kelamaan setelah diperhatikan, agak risih juga mendengarnya. Kalimat itu terlontar setelah teman bicaranya yang bercerita tentang kejadia
n yang menarik atau mengasyikan...
Coba bayangkan.... jika si A sudah menggebu-gebu saat cerita asyik tentang dirinya, bahkan dengan ekspersi senang pada raut muka,,,,
eh... si B malah bilang TERUS... GUWE HARUS BILANG "WOW" GITU????
seketika itu juga si A langsung berubah raut mukanya.
Sayangnya kalimat ini nggak hanya tenar di anak-anak SD, tetapi juga di kalangan remaja SMP, SMA bahkan anak-anak yang ngaku aktifis rohis dan aktifis dakwah...
Saudara-saudariku yang baik .... bukankah kita dianjurkan mengucapkan kalimat thoyyibah jika mendengar sesuatu yang menakjubkan? Maasya Allah misalnya.
Dan bukankah kita juga dianjurkan menjadi pendengar setia jika ada seseorang yang bercerita?
Tidakkah itu akan melukai perasaaan orang yang sedang berbagi kebahagiaan????
Kesannya enteng mengucapkannya... tapi sungguh jika ada yang terlukai dengan lisan kita, maka ada pertanggung jawabannya.
Wallahu a'lam
Coba bayangkan.... jika si A sudah menggebu-gebu saat cerita asyik tentang dirinya, bahkan dengan ekspersi senang pada raut muka,,,,
eh... si B malah bilang TERUS... GUWE HARUS BILANG "WOW" GITU????
seketika itu juga si A langsung berubah raut mukanya.
Sayangnya kalimat ini nggak hanya tenar di anak-anak SD, tetapi juga di kalangan remaja SMP, SMA bahkan anak-anak yang ngaku aktifis rohis dan aktifis dakwah...
Saudara-saudariku yang baik .... bukankah kita dianjurkan mengucapkan kalimat thoyyibah jika mendengar sesuatu yang menakjubkan? Maasya Allah misalnya.
Dan bukankah kita juga dianjurkan menjadi pendengar setia jika ada seseorang yang bercerita?
Tidakkah itu akan melukai perasaaan orang yang sedang berbagi kebahagiaan????
Kesannya enteng mengucapkannya... tapi sungguh jika ada yang terlukai dengan lisan kita, maka ada pertanggung jawabannya.
Wallahu a'lam
ciyus... miyapah.... hadechh... heran sama anak muda sekarang.
ReplyDeletebukan saja anak kecil kak, temen kuliahku juga terjangkit mantra ini dan bisa di bilang seperti latah
ReplyDeletebukan saja anak kecil kak, temen kuliahku juga terjangkit mantra ini dan bisa di bilang seperti latah
ReplyDeletecm mau bilang,
ReplyDelete"WOW"
hehe
:D
memang ucapan itu sudah menyebar ke setiap sudut kota ataupun desa..
ReplyDeletekalau orang bisa/pintar membaca situasi, mungkin mereka bisa menempatkan ucapan itu.
aku juga terkadang suka ucapan itu, tpi harus bisa membaca situasi dulu.. hehehe
tapi ada juga yang bilang, mungkin ini agak ke bahasa arab "TERUS ANA HARUs BILANG sama ENTE "WoAUU ALIF BA TA TSA JIM HA KHO DZAL DA? ^_^